Mengungkap Makna Tersembunyi Arti Kata “Wir”, Slang Jawa Populer di Media Sosial

Media sosial telah menjadi salah satu platform komunikasi dan berbagi informasi yang paling populer. Namun, memahami slang yang digunakan di media sosial bisa sulit karena memiliki berbagai makna.

Salah satu contohnya adalah kata “wir,” yang baru-baru ini menjadi viral di TikTok. Kata ini biasanya digunakan di akhir kalimat, seperti contoh berikut: “Jadi begini, ‘wir,’ punya uang tidak menjamin bisa membeli tiket konser.”

Dengan semakin banyaknya penggunaan kata ini, orang sekarang tertarik untuk mengetahui maknanya. Oleh karena itu, mari kita jelajahi beberapa makna kata “wir,” yang telah menjadi ungkapan slang viral di media sosial, terutama TikTok.

Arti Kata “Wir”

Mengungkap Makna Tersembunyi Arti Kata "Wir", Slang Jawa Populer di Media Sosial

Kata “wir,” yang viral di media sosial, terutama TikTok, sebenarnya memiliki berbagai makna. Pertama, kata ini digunakan sebagai salam untuk penggemar boy band Korea Selatan, EXO.

Pada tanggal 27 Agustus, EXO, salah satu grup boy band populer asal Korea Selatan, mengadakan acara Meet and Greet untuk menyapa penggemar mereka di Indonesia, bekerja sama dengan Scarlet.

Ketika penggemar EXO, yang disebut EXO-Ls, mendengar kata “wir,” mereka menganggap bahwa itu merujuk pada “Wiarawan” atau permainan kata untuk “We are one,” yang merupakan slogan dan nama Instagram resmi dari grup EXO.

Namun, “wir” juga memiliki makna lain. Kedua, banyak pengguna TikTok mengklaim bahwa “WIR” adalah singkatan dari “Warga Indonesia Raya,” yang merujuk pada masyarakat Indonesia.

Makna ketiga adalah bahwa “wir” diambil dari bahasa Jawa, khususnya “Jawir,” yang berarti “Jawa Ireng” atau “Jawa Hitam” dalam bahasa Inggris.

Akibatnya, beberapa orang telah meminta agar penggunaan kata ini dihentikan karena dapat menyinggung kelompok etnis tertentu, yaitu orang Jawa. Itulah beberapa makna yang terkait dengan kata “wir” yang viral di media sosial.

Selain “wir,” ada beberapa istilah slang Jawa populer lainnya yang digunakan di media sosial. Mari kita lihat daftar istilah tersebut beserta maknanya.

Makna “Hooh Tenan”

Pasti beberapa dari Anda pernah mendengar istilah “hooh tenan” di TikTok. Istilah “hooh tenan” menjadi semakin populer dengan munculnya Gus Samsudin.

“Hooh tenan” adalah frase dalam bahasa Jawa. Penting untuk diketahui bahwa “hooh” berarti “ya,” sementara “tenan” berarti “benar” atau “sungguh.”

Namun, di beberapa daerah di Jawa, “tenan” juga berarti “pasti” atau “tentu saja.” Jadi, “hooh tenan” dapat diartikan sebagai “ya, memang” atau “pasti.”

Dalam video TikTok yang diposting oleh @wongalah, terdapat beberapa video Gus Samsudin yang menggunakan frase “hooh tenan.”

Gus Samsudin sendiri mengakui bahwa “hooh tenan” telah viral di TikTok. Berikut beberapa contoh penggunaan “hooh tenan” oleh Gus Samsudin:

  • “Hooh tenan, aku lelah.”
  • “Hooh tenan, aku sudah sampai di Jakarta. Benar-benar ramai di sini.”

Makna “Ndak Og”

Sebenarnya, istilah ini tidak memiliki makna khusus atau istimewa. Selain itu, kata “og” yang mengikuti “ndak” tidak menambahkan makna tertentu. Dalam bahasa Jawa, “ndak og” lebih sering digunakan. Istilah tersebut berarti “tidak” baik jika diakhiri dengan “og” atau tidak.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang diunggah di kbbi.kemdikbud.go.id, “tidak” berarti penolakan atau penyangkalan. Dalam bahasa Jawa, “tidak” dapat disederhanakan menjadi “ndak” atau “tidak.”

Terutama bagi mereka yang memiliki logat Jawa yang kuat, mereka sering menggunakan ungkapan “ndak og” untuk mengungkapkan penolakan.

Harap dicatat bahwa makna dan interpretasi istilah slang dapat bervariasi dari waktu ke waktu dan antara berbagai wilayah dan komunitas. Informasi yang disediakan di sini didasarkan pada pengetahuan yang tersedia hingga September 2021, dan makna dan penggunaan saat ini dari istilah-istilah ini mungkin telah berubah sejak itu.